Pasuruan, 7 Februari 2025 – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melakukan revitalisasi taman tanaman obat keluarga (toga) di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini mencakup penanaman berbagai bibit toga, pemasangan papan nama tanaman, serta pembuatan lubang biopori guna meningkatkan kesuburan tanah.

Dengan bimbingan drg. Dwi Wahyu Indrawati, S.H., M.Kes., Sp.Perio sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta dukungan dari Ketua Bank Sampah Desa Sentul, Bu Nanik dan Pak Sutomo, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tanaman toga sebagai sumber obat herbal alami dan pelestarian lingkungan.

Revitalisasi Taman Toga untuk Ketahanan Pangan

Ketua KKN-P Kelompok 35, Muhammad Brian Saputra, menekankan bahwa taman toga memiliki manfaat besar bagi masyarakat pedesaan.

“Revitalisasi taman toga ini bertujuan untuk merawat taman yang sudah lama terbengkalai serta menanam beberapa tanaman guna memperkuat ketahanan pangan. Selain itu, kami juga membuat lubang biopori sebagai media pembuatan pupuk organik dari sampah rumah tangga. Kami menghadapi sedikit kendala dalam memperoleh bibit tertentu, namun secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar. Harapannya, taman ini dapat terus dirawat agar manfaatnya dapat dinikmati oleh warga,” ungkapnya.

Tanaman toga yang ditanam mencakup cabai rawit, jeruk purut, jeruk limau, pandan, dan laos.

Pentingnya Pembuatan Biopori

Salah satu elemen utama dalam kegiatan ini adalah pembuatan lubang biopori yang berfungsi untuk:

  • Meningkatkan daya serap tanah terhadap air guna mengurangi genangan air dan mencegah erosi.
  • Menghasilkan pupuk organik alami dari sampah organik rumah tangga.
  • Meningkatkan kesuburan tanah agar tanaman toga dapat tumbuh optimal.

Sisa makanan dan daun kering dimasukkan ke dalam lubang biopori agar terurai menjadi kompos yang memperkaya nutrisi tanah.

Dukungan dan Apresiasi Masyarakat

Pak Sutomo, selaku pembimbing kegiatan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Umsida dalam memperbaiki taman toga di desanya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi desa kami. Selain membantu penghijauan, pembuatan biopori juga mendukung pengelolaan limbah organik yang lebih baik. Kini warga dapat kembali memanfaatkan taman toga yang terlihat lebih hidup.” ujarnya.

Partisipasi warga juga sangat tinggi, terutama dalam mempelajari manfaat tanaman toga dan cara merawatnya. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berdampak pada perbaikan fisik taman, tetapi juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Harapan Keberlanjutan Program

Program revitalisasi taman toga ini tidak hanya berfokus pada pemulihan taman yang ada, tetapi juga sebagai upaya edukasi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan tanaman toga sebagai sumber obat herbal alami.

Setelah program KKN berakhir, kami berharap warga terus merawat taman toga dan semakin aktif mengembangkan manfaatnya. Kegiatan ini mendorong Desa Sentul untuk memanfaatkan tanaman obat keluarga sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Penulis: Muhammad Brian Saputra, Sulthan Abdullah Syafitra, Amelia Putri Anggraini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Explore More

Penanaman Pohon Umsida di Gajahrejo untuk Lingkungan Hijau

Mahasiswa Umsida Tanam Pohon di Hari Desa Nasional Gajahrejo, 23 Januari 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional pada 23 Januari 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran (KKN-P) Universitas Muhammadiyah

Inovasi Minuman Susu Kambing untuk UMKM Desa Sentul

Peluncuran Inovasi Minuman Susu Kambing di Desa Sentul Pasuruan, 29 Januari 2025 – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menghadirkan inovasi minuman susu kambing sebagai terobosan baru dalam program Kuliah Kerja

Gebyar Seni & Bazar UMSIDA 2025: Puncak Meriah KKN

alt="Pembukaan Gebyar Seni & Bazar Kelud Wonderful UMSIDA 2025 di Kediri"

Kediri, 22 Februari 2025 – Gebyar Seni & Bazar UMSIDA 2025 menjadi puncak rangkaian KKN Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Acara spektakuler bertajuk “Kelud Wonderful: Village Revival, Harmony, and Sustainability” ini