
Tim Edukasi meningkatkan kesehatan mulut penderita Diabetes Melitus dengan penggunaan oral spray prebiotik Promic berbahan buah nanas
Sidoarjo, 15 Agustus 2025 — TK Aisyiyah berinisiatif meningkatkan kesadaran kesehatan mulut pada penderita diabetes melalui kegiatan sosialisasi inovasi. Kegiatan ini menampilkan oral spray prebiotik Promic berbahan buah nanas karya Umsida sebagai solusi alami untuk mengurangi halitosis pada penderita diabetes melitus. Untuk memperkuat pesan edukatif, panitia mengusung tema “Pengaruh Psikologis dan Efikasi Prebiotik Promic Buah Nanas untuk Mengatasi Bau Mulut pada Penderita Diabetes Melitus.”
drg. Dwi Wahyu Indrawati, S.H., M.Kes., Sp.Perio., memimpin tim riset dalam menyebarluaskan hasil inovasi berbasis bahan alami lokal agar dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Pimpinan sekolah, seluruh staf pengajar, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Umsida, dan para wali murid menghadiri acara ini dengan antusias. Suasana berlangsung meriah karena peserta aktif mengikuti rangkaian kegiatan edukasi. Para peserta berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan mulut, terutama bagi penderita diabetes yang rentan mengalami halitosis (bau mulut).

Menurut drg. Dwi Wahyu, bau mulut pada penderita diabetes dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan kepercayaan diri. Tim peneliti pun mengembangkan oral spray prebiotik buah nanas untuk menyeimbangkan mikrobiota mulut, mengurangi bau tidak sedap, dan memberikan kesegaran alami setiap hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan rutin oral spray ini secara signifikan mengurangi intensitas bau mulut dalam waktu singkat serta memberikan rasa nyaman bagi pengguna. Promic mengombinasikan enzim bromelain dan serat prebiotik alami dari buah nanas untuk menghadirkan solusi alami yang aman dan efektif bagi penderita diabetes.

Panitia mengadakan demonstrasi penggunaan oral spray serta sesi tanya jawab interaktif. Mereka juga membagikan sampel produk kepada wali murid dan menyampaikan materi ilmiah. Sekolah menyambut kegiatan ini dengan antusias, karena peserta memperoleh pengetahuan baru dan wawasan tentang pentingnya inovasi kesehatan yang aplikatif. Kegiatan ini mendorong wali murid menjadi agen edukasi yang aktif di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan mulut penderita diabetes. Tim peneliti akan melanjutkan pengembangan produk ini hingga mereka dapat memasarkan produk secara luas.
Penulis : Indrawati