Sidoarjo, 23 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini untuk Mewujudkan Potensi Generasi Sehat” di Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan. Acara yang dipusatkan di TK ABA Tulangan ini menjadi bagian dari program kerja utama mahasiswa KKN-T di desa tersebut.
Sejak pagi, puluhan anak terlihat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan dasar dan kesehatan gigi yang digelar bersama tim medis RS Siti Fatimah Sidoarjo. Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Delfia Rahmat Gozali, Sp.A dan drg. Novita Pratiwi, Sp.Perio dengan tujuan mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.
Usai pemeriksaan, para orangtua mengikuti sesi sosialisasi yang disampaikan oleh dosen UMSIDA sekaligus psikolog pendidikan, Nurfi Laili, M.Psi., Psikolog. Ia menekankan pentingnya orangtua dalam mengenali bakat dan minat anak sejak usia dini agar potensi mereka dapat tumbuh optimal sesuai kemampuan masing-masing.

Ketua pelaksana KKN-T, Prima Aditama, menegaskan bahwa perhatian terhadap anak usia dini sangat penting bagi generasi penerus.
“Anak usia dini merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Pemeriksaan kesehatan membantu mendeteksi gangguan pertumbuhan, sementara pengenalan bakat dan minat anak menjadi bekal penting bagi orangtua maupun guru untuk masa depan anak-anaknya,” jelasnya.
Apresiasi datang dari pihak sekolah maupun masyarakat. Sunaikah, Kepala TK ABA Tulangan, mengaku bersyukur atas terlaksananya program ini karena belum pernah ada kegiatan serupa sebelumnya. Hal senada disampaikan Faridhotul RA Hasanah, Ketua PRA Desa Pangkemiri, yang menilai kegiatan mahasiswa UMSIDA memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dosen pembimbing lapangan sekaligus dokter gigi, drg. Novita Pratiwi, Sp.Perio, menilai kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat.
“Mahasiswa mampu mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di kampus dengan kebutuhan riil masyarakat. Kegiatan ini diharapkan meninggalkan warisan positif bagi Desa Pangkemiri sekaligus memperkuat semangat pengabdian mahasiswa kepada bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. Menurutnya, gigi merupakan aset penting yang tidak hanya terkait kesehatan, tetapi juga dapat memengaruhi prestasi hingga karier anak di masa depan. Ia menekankan pentingnya menyikat gigi dua kali sehari, terutama malam sebelum tidur, dengan teknik menyikat melingkar dari gusi ke gigi agar seluruh bagian gigi, termasuk sela-sela, terjaga kebersihannya.
Selain pemeriksaan kesehatan dan sosialisasi, mahasiswa KKN-T turut membantu tenaga medis dan guru dalam mengatur jalannya kegiatan. Kehadiran mereka membuat acara berjalan tertib, anak-anak lebih nyaman, dan orangtua dapat fokus mengikuti materi.
Masyarakat Desa Pangkemiri berharap kegiatan ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang. Mereka menilai program tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan anak sebagai pondasi masa depan.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih erat antara perguruan tinggi, masyarakat, dan tenaga kesehatan. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Penulis : Indrawati