
Komitmen FKG Umsida terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Usia Dini
Sidoarjo, 10 Agustus 2025 — Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menunjukkan komitmen mendukung program kesehatan masyarakat. Fokusnya adalah peningkatan kesehatan gigi dan mulut anak usia dini. Kegiatan mencakup pemeriksaan gigi dan mulut, skrining, dan edukasi untuk 239 siswa TK ABA 1–8. Melalui kegiatan ini, FKG Umsida memperkuat peran promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak usia dini. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kegiatan berlangsung di kampus Umsida pada Minggu (10/8). Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat berbasis kampus merdeka dan melibatkan kolaborasi lintas fakultas serta organisasi profesi.
Kolaborasi Lintas Fakultas dan Organisasi
Kegiatan ini hasil kerja sama DRPM Umsida, FK Umsida, FKG Umsida, dan Hisfarin Jawa Timur, yang diinisiasi PC ‘Aisyiyah Candi. FKG Umsida menyelenggarakan kegiatan di kampus Umsida pada Minggu (10/8) sebagai bagian dari pengabdian masyarakat berbasis kampus merdeka.

Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh
Tim medis terlebih dahulu memeriksa kondisi kesehatan secara menyeluruh. Selanjutnya, pemeriksaan mencakup tajam penglihatan, persepsi warna, lingkar kepala, kulit, rambut, telinga, hidung, amandel, serta gigi dan mulut. Sementara itu, Tim FKG Umsida secara khusus berperan dalam skrining kesehatan gigi anak, edukasi menyikat gigi, serta pemberian informasi perawatan lanjutan kepada orang tua. Dengan demikian, pendekatan ini tidak hanya berorientasi kuratif, tetapi juga promotif dan preventif untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.
Pembagian Tugas dan Pelaporan Hasil
Panitia terlebih dahulu membagi para dokter dan tenaga medis ke dalam empat ruangan agar kegiatan berjalan lancar. Menurut dr. Rifat Nurfahri, Sp.M., pembagian ini bertujuan untuk menciptakan suasana pemeriksaan yang kondusif bagi anak-anak. Selanjutnya, tim panitia akan mengolah hasil pemeriksaan dan menyampaikan data tersebut kepada pihak sekolah untuk diteruskan kepada orang tua.
Ketua PC ‘Aisyiyah Candi, Aisyatur Rosyidah S.Psi., menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan kegiatan rutin setiap enam bulan. “Kali ini kami bekerja sama dengan Umsida karena sudah memiliki FK dan FKG. Harapannya, hasil pemeriksaan dapat memberikan gambaran kondisi kesehatan anak, serta membantu mencegah stunting melalui edukasi kesehatan holistik,” ujarnya.

Direktur DRPM Umsida, Dr. Sigit Hermawan, SE, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi pengabdian masyarakat yang diemban Umsida. “Sinergi antara DRPM, FK, FKG, dan Hisfarin ini akan terus kami lanjutkan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Peran FKG Umsida dalam kegiatan ini sangat krusial, tidak hanya sebagai pemeriksa kesehatan gigi, tetapi juga sebagai agen edukasi masyarakat yang menanamkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak usia dini. Melalui pemeriksaan dan edukasi berkala, diharapkan kualitas kesehatan anak-anak di wilayah Candi, Sidoarjo, dapat terus meningkat dan mendukung pencapaian indikator kesehatan nasional.
Penulis : Indrawati