
Pasuruan, 19 Februari 2025 – Kelompok 35 KKN UMSIDA 2025 menutup Kuliah Kerja Nyata mereka secara resmi dalam sebuah acara yang berlangsung di Balai Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (19/2). Seluruh anggota kelompok KKN 35, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta perangkat Desa Sentul hadir dalam acara tersebut.
Laporan Program Kerja KKN UMSIDA 2025 oleh Ketua Kelompok
Ketua Kelompok KKN UMSIDA 2025 membuka acara dan menyampaikan laporan singkat mengenai program kerja yang telah mereka laksanakan selama masa KKN. Dalam laporannya, ia menjelaskan berbagai kegiatan yang mereka rancang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat desa. Dalam keterangannya, Ketua KKN 35 menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara mahasiswa dan warga setempat. Ia juga mengungkapkan harapannya agar program-program yang mereka jalankan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. “Kami sangat berterima kasih atas penerimaan yang luar biasa dari warga dan perangkat desa. Dukungan serta kolaborasi ini menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam mengabdi dan belajar langsung di tengah masyarakat,” ujar Brian selaku Ketua KKN 35.
Apresiasi dan Evaluasi KKN oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) turut memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mahasiswa KKN 35 dalam menjalankan berbagai program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. DPL menekankan bahwa program-program yang mereka jalankan tidak hanya menjadi ajang pengabdian bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga desa.
“Saya sangat mengapresiasi semangat serta kerja sama mahasiswa dalam merealisasikan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka dalam kehidupan bermasyarakat di masa depan,” ungkapnya. Ia juga berharap agar masyarakat setempat dapat terus mengembangkan hasil dari KKN ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sambutan Perangkat Desa Sentul terhadap Mahasiswa KKN UMSIDA 2025
Sementara itu, Sekretaris Desa, Widjiantoro, mewakili Kepala Desa Sentul untuk memberikan sambutan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas dedikasi mahasiswa KKN UMSIDA dalam mendukung pembangunan desa. “Terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang telah mengabdikan diri di desa ini. Kami juga meminta maaf karena pada tahun ini pelayanan dari pihak desa mungkin belum maksimal,” ujarnya.
Serah Terima Laporan dan Kenang-Kenangan sebagai Simbol Penutupan KKN
Sebagai bentuk apresiasi dan simbolis berakhirnya program KKN, mahasiswa menyerahkan laporan serta kenang-kenangan kepada pihak desa. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran pelaksanaan KKN.

Inovasi Mahasiswa dalam Program KKN 35
Selama pelaksanaan KKN, kelompok 35 telah menjalankan berbagai program kerja yang mencakup berbagai bidang, antara lain:
- UMKM: Pengembangan usaha pengolahan susu kambing perah dengan membuat branding logo serta inovasi rasa susu untuk menarik lebih banyak konsumen.
- Pendidikan: Penerapan media digital interaktif seperti Kahoot dalam pembelajaran mitigasi bencana alam, khususnya gempa bumi.
- Kesehatan Masyarakat: Inovasi Mengolah Bubur Berbahan Dasar Jagung dengan Susu Full Cream untuk Mencegah Stunting.
- Pelestarian Lingkungan: Penanaman biopori, perbaikan taman toga di Desa Sentul, serta pembuatan cairan ecolindi untuk mengurangi bau tidak sedap akibat sampah.
Kelompok 35 juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Sentul atas dukungan dan kerja sama selama pelaksanaan KKN. Kami berharap warga desa dapat terus merasakan manfaat dari program-program yang telah kami jalankan.

Dengan terselenggaranya acara penutupan ini, maka secara resmi KKN UMSIDA 2025 Kelompok 35 di Desa Sentul dinyatakan selesai.
Penulis : Fazatul Imro’atus Sholikha, Amelia Putri Anggraini