Inovasi Menjawab Tantangan Kesehatan Rongga Mulut
Sidoarjo – Tim peneliti Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) mengembangkan OxyOzone Water™, sebuah inovasi air teroksigenasi berbasis optimasi pH dan durasi ozonisasi yang dirancang sebagai antibakteri oral dengan tingkat keamanan tinggi terhadap fibroblast gingiva. Inovasi ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan akan antiseptik rongga mulut yang efektif menghambat pertumbuhan bakteri, tetapi tetap aman bagi jaringan lunak rongga mulut.
Selama ini, penggunaan antiseptik berbasis bahan kimia sintetis maupun antibiotik masih menjadi pilihan dalam mengendalikan infeksi rongga mulut. Namun, penggunaan yang berlebihan berpotensi memicu resistensi antimikroba dan menimbulkan efek samping pada jaringan oral. Oleh karena itu, tim peneliti mengembangkan OxyOzone Water™ sebagai alternatif yang lebih aman, ramah jaringan, dan berpotensi mendukung kesehatan rongga mulut secara berkelanjutan.

Menggabungkan Optimasi pH dan Durasi Ozonisasi
Keunggulan utama OxyOzone Water™ terletak pada kombinasi optimasi pH dan durasi ozonisasi. Kedua parameter tersebut berperan penting dalam menghasilkan air teroksigenasi dengan aktivitas antibakteri yang optimal sekaligus mempertahankan kompatibilitas terhadap sel fibroblast gingiva.
Melalui pendekatan tersebut, OxyOzone Water™ diharapkan mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit rongga mulut tanpa mengganggu proses penyembuhan jaringan. Karakteristik ini menjadikan produk berpotensi digunakan sebagai antiseptik pendukung dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut maupun tindakan kedokteran gigi.

Aman bagi Fibroblast Gingiva
Salah satu fokus utama pengembangan OxyOzone Water™ adalah memastikan keamanan biologisnya terhadap fibroblast gingiva. Sel fibroblast memiliki peran penting dalam mempertahankan struktur jaringan ikat gingiva, mempercepat penyembuhan luka, serta mendukung regenerasi jaringan setelah tindakan perawatan.
Hasil pengembangan menunjukkan bahwa optimasi formulasi dan proses ozonisasi mampu menghasilkan air teroksigenasi yang memiliki aktivitas antibakteri tanpa menimbulkan efek sitotoksik yang bermakna terhadap fibroblast gingiva. Dengan demikian, OxyOzone Water™ memiliki potensi sebagai antiseptik oral yang tidak hanya efektif mengurangi jumlah bakteri, tetapi juga mendukung kesehatan jaringan periodontal.
Berpotensi Mendukung Kedokteran Gigi Modern
OxyOzone Water™ berpotensi diaplikasikan dalam berbagai prosedur kedokteran gigi, seperti irigasi rongga mulut, perawatan periodontal, pembersihan luka pascatindakan, hingga perawatan preventif untuk menjaga keseimbangan mikrobiota rongga mulut. Selain itu, inovasi ini dapat menjadi alternatif antiseptik non-antibiotik yang mendukung program pengendalian resistensi antimikroba.
Pengembangan teknologi ini juga sejalan dengan tren minimal intervention dentistry, yaitu pendekatan yang menekankan pencegahan penyakit, pelestarian jaringan sehat, serta penggunaan biomaterial yang aman dan biokompatibel.

Komitmen UMSIDA Menghasilkan Inovasi Berdampak
Pengembangan OxyOzone Water™ menunjukkan komitmen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas disiplin, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teknologi kesehatan gigi dan mulut di Indonesia.
Ke depan, tim peneliti akan melanjutkan pengujian untuk memperkuat bukti ilmiah mengenai efektivitas dan keamanan OxyOzone Water™. Hasil penelitian tersebut diharapkan membuka peluang hilirisasi produk menuju pemanfaatan yang lebih luas dalam pelayanan kesehatan, industri alat kesehatan, serta praktik kedokteran gigi berbasis inovasi.
Penulis : indrawati