Dr.Dwi Wahyu Indrawati,drg.,M.Kes.,Sp.Perio.,S.H. dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), meraih lima penghargaan akademik sekaligus dalam satu momentum pada 10 September 2026. Penghargaan tersebut mencakup bidang publikasi ilmiah, penelitian, kolaborasi internasional, pengembangan pembelajaran, dan produktivitas akademik.

Lima apresiasi bidang akademik, publikasi, kolaborasi internasional, pembelajaran, dan penelitian menjadi bukti konsistensi dalam membangun budaya keilmuan dan pengabdian

SIDOARJO, 10 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Dr. Dwi Wahyu Indrawati,drg.,M.Kes.,Sp.Perio.,S.H. dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) sekaligus doktor bidang Kedokteran Gigi. Dalam satu momentum, Dwi Wahyu Indrawati meraih lima penghargaan sekaligus atas kiprahnya sepanjang periode akademik 2025–2026.

Lima penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsistensinya dalam bidang publikasi ilmiah, penelitian, kolaborasi internasional, pengembangan pembelajaran, dan produktivitas akademik.

🏆 Lima Penghargaan yang Diraih

  1. Dosen dengan Publikasi Buku Terbanyak yang Tercatat dalam ISBN
  2. Dosen dengan Produktivitas Publikasi Scopus Tertinggi Bidang Health and Medical
  3. Dosen dengan Kolaborasi Publikasi Internasional Terbanyak dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri dalam QS World University Rankings Top 1000
  4. Dosen dengan Partisipasi Teraktif dalam Online Learning (OLC) Bidang Health and Medical
  5. Peneliti Terbaik Hibah Internal Periode 2025–2026

Lima penghargaan tersebut tidak hanya menggambarkan capaian kuantitatif, tetapi juga menunjukkan konsistensi dalam menjalankan peran dosen sebagai pendidik, peneliti, penulis, dan penggerak kolaborasi akademik.

Momentum tersebut berlangsung di tengah kegiatan Rapat Akademik Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 UMSIDA yang dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum penting untuk mempersiapkan pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran pada tahun akademik baru.

Bukan Sekadar Penghargaan, tetapi Amanah

Bagi Dwi Wahyu Indrawati, lima penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir.

“Lima penghargaan ini bukan sekadar angka. Di baliknya ada ribuan halaman yang dibaca, tulisan yang direvisi, penelitian yang diulang, kolaborasi yang dibangun, waktu yang dikorbankan, serta doa yang tidak pernah berhenti.”

Menurutnya, penghargaan justru menghadirkan tanggung jawab baru untuk terus meningkatkan kualitas karya dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi institusi, dunia akademik, profesi kedokteran gigi, serta masyarakat.

Perjalanan akademiknya juga tidak terlepas dari komitmen untuk mengembangkan penelitian di bidang regenerasi jaringan periodontal, biomaterial kedokteran gigi, serta inovasi produk berbasis bahan alam.

Konsistensi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang yang ditempuh melalui pendidikan, penelitian, publikasi, pengembangan kekayaan intelektual, hingga membangun jejaring kolaborasi dengan peneliti dan perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Pesan untuk Teman Sejawat: Jangan Berhenti Berjuang

Di balik pencapaian tersebut, Dwi Wahyu Indrawati menyampaikan pesan kepada para dosen, peneliti, dan teman sejawat yang sedang membangun perjalanan akademiknya.

“Jangan menyerah ketika belum diapresiasi. Jangan berhenti ketika hasil belum terlihat. Jangan membandingkan perjalananmu dengan perjalanan orang lain.”

Ia mengajak para akademisi untuk terus belajar, menulis, meneliti, berkolaborasi, dan memberikan manfaat.

“Setiap orang memiliki waktu terbaiknya masing-masing. Ketika waktunya tiba, kita akan memahami bahwa ternyata semua lelah itu sedang membawa kita menuju sesuatu yang jauh lebih indah.”

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa prestasi akademik tidak lahir secara instan. Di balik sebuah penghargaan terdapat proses panjang yang membutuhkan disiplin, konsistensi, integritas, kesabaran, dan keikhlasan.

5 Awards • 1 Journey • Endless Gratitude

Lima penghargaan dalam satu hari menjadi sebuah catatan penting dalam perjalanan akademik Dwi Wahyu Indrawati. Namun, ia memilih menjadikan pencapaian tersebut sebagai titik untuk kembali melangkah, bukan sebagai alasan untuk berhenti.

“Meraih Prestasi dengan Ilmu, Menjaga Kehormatan dengan Integritas, Mengabdikan Diri untuk Kemanusiaan.”

Dengan semangat tersebut, penghargaan diterima bukan sekadar sebagai bentuk apresiasi, tetapi sebagai amanah untuk terus berkarya, mengembangkan ilmu pengetahuan, memperluas kolaborasi, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pendidikan, penelitian, profesi, dan kemanusiaan.

Alhamdulillah.

10 September 2026
5 Awards • 1 Journey • Endless Gratitude

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Explore More

Dosen FKG UMSIDA Raih Hibah Publikasi Jurnal Bereputasi Kemdiktisaintek 2025

Sidoarjo – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sejumlah dosen UMSIDA berhasil meraih Hibah Publikasi Jurnal Bereputasi Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Salah

drg. Dwi Wahyu Indrawati, SH., M.Kes., Sp.Perio Raih Juara 1 KISI 2025 Berkat Inovasi “Dragon Mouthwash”

Prestasi Membanggakan dari Dosen Umsida SIDOARJO — drg. Dwi Wahyu Indrawati, SH., M.Kes., Sp.Perio Raih Juara 1 KISI 2025 Berkat Inovasi “Dragon Mouthwash” Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Pencegahan Stunting: KKN UMSIDA Edukasi Gizi

Pasuruan, 23 Januari 2025 – Pencegahan stunting menjadi fokus utama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Mahasiswa dan kader Posyandu